Kehadiran wahana rekreasi merupakan salah satu upaya untuk memberikan kesempatan bagi orang-orang berwisata. Biasanya wahana rekreasi yang memiliki berbagai macam permainan identik dengan harga yang mahal. Namun, konsep yang diusung Keramas Park agak berbeda.
Lokasi Keramas Park di Banjar Maspait, Desa Keramas, Gianyar cukup unik karena berada di lembah. “Dulu tempat ini arena motocross. Lokasinya juga sering dijadikan tempat nonton bareng. Setelah melalui kajian yang matang, muncullah ide untuk membuat wahana rekreasi,” ujar Ketut Astawa, operational manager Keramas Park.
Ia menuturkan dari anak-anak hingga dewasa bisa menikmati fasilitas di wahana rekreasi ini. “Kami ingin menghadirkan wahana rekreasi yang harganya menengah ke bawah tetapi rasanya menengah ke bawah,” imbuh
Astawa tentang konsep yang diusung owner Keramas Park, Budi Gautama dan Nyoman Ngurah Rai.
Bagi anak-anak bisa bermain di kolam yang memiliki seluncuran. Mereka juga bisa bermain sepakbola di lapangan mini. Paket khusus anak-anak juga ada, mulai dari mengenal lingkungan, menanam pohon, menonton film tentang lingkungan. Mereka juga bisa bermain trampolin dan panjang dinding.
Untuk wisatawan luar Bali atau luar negeri yang ingin mengenal budaya, diajak untuk mejejahitan dan membuat jaja Bali.
Harga tiket masuk Rp 29 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak sudah termasuk loker dan kesempatan berenang sepuasnya.
Mau menguji adrenalin? Ada wahana flying fox, paint ball, dan ATV. “Harga mulai 75 ribu sudah termasuk asuransi,” jelas Astawa yang sudah lama berkecimpung di dunia pariwisata ini.
Ananda, seorang pengunjung mengaku puas dengan ATV yang ia jajal. “Trekknya menantang. Ada tikungan tajam dan tanjakan lalu turunan. Benar-benar menguji adrenalin,” ujarnya.
Astawa menambahkan, pengunjung tak hanya dari Gianyar. Wahama yang diresmikan 13 Juni 2015 ini sudah dikunjungi warga Denpasar, Badung, Klungkung, Karangasem, dan Buleleng. Mereka ada yang perorangan hingga grup. “Kami juga menyiapkan paket outbond, pernikahan, dan ulang tahun,” ujarnya mengenai layanan aktivitas di areal seluas 2 hektare ini. -Ngurah Budi
Harga Menengah ke Bawah "Rasa" Menengah ke Atas
No comments:
Post a Comment