Objek Wisata di Jantung Kota
Taman Flora Surabaya (TFS) merupakan tempat rekreasi keluarga yang murah dan menyehatkan. Objek wisata ini bisa dikatakan sebagai tempat hiburan alam yang murah yang terletak di jantung kota di kawasan Bratang. Apalagi, tak dipungut biaya untuk tiket masuknya, tetapi hanya dikenakan parkir kendaraan bermotor. Jangan heran jika akhir pecan, pengunjung yang datang membludak untuk menghabiskan waktu senggang dan berolahraga.
Sebelum memasuki TFS, pengunjung dapat menjumpai pedagang pelet ikan dan sayuran untuk pakan rusa. Setiap pengunjung dapat memberi makan ikan yang berada di kolam air mancur. Aktivitas memberi pakan ikan ini sangat digemari anak kecil. Di samping kolam, terdapat sejumlah rusa, yang setiap individu diperbolehkan memberi makan sayuran yang dibeli dari pedagang.
Tempat ini juga menyediakan area outbond untuk anak-anak, dengan pengawasan langsung orangtua. Selain wahana outbond juga ada permainan yang tak kalah menarik serunya, papan jungkat jungkit, ayunan, prosotan, dan wahana pasir yang letaknya di pojok sebelah kanan dari pintu masuk taman ini.
Kebun Bibit merupakan taman yang menarik dengan aneka tumbuhan tropis berbagai jenis pohon. Tak kurang dari seribu pohon tumbuh di sana hingga dapat memberikan suasana yang sejuk, nyaman dan udara yang segar. Lokasi ini berdekatan dengan pasar burung dan bunga di Bratang serta mempunyai areal parkir yang cukup luas.
Warga Surabaya pun yang tak perlu jauh-jauh mencari tempat rekreasi keluarga. Dilengkapi dengan Taman Bacaan yang menyediakan buku untuk anak Taman Kanak-kanak (TK), sampai yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Jadi, selain rekreasi, para orangtua bisa mengajari anaknya untuk belajar. Taman bacaan ini gratis untuk semua pengunjung, hanya mengisi daftar nama penyewa buku.
Kepala UPT TFS Hendri Setianto, mengatakan, pengelolaan ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan berbagai macam flora, fauna dan taman bermain ini masih ditangani Pemkot Surabaya dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Pada 1970-1980 tempat ini digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Hingga pada 1980-1990 digunakan sebagai pembibitan tanaman kota. Karena itu, taman ini disebut warga Surabaya sebagai Kebun Bibit. Padahal, pada 1990 hingga kini telah berganti nama menjadi TFS. –Gifta Mei Safira
TFS
No comments:
Post a Comment